Suatu ketika Anas bin Qatadah dengan berpakaian kotor dan jenggot yang tidak dirapikan hendak menghadap Nabi SAW. Sebelum Anas membuka percakapannya, Rosulullah SAW mendahuluinya dengan berkata: Anas, bukankah kamu sudah punya isteri? Benar, Ya Rasulullah, jawab Anas. "Pulanglah, minta isterimu merapikan rambut - rambut itu dan ganti pakaianmu. Wahai Anas, sebagai orang terpandang tidak pantas bagimu berpenampilan seperti ini". Pungkas Nabi.
Demikianlah perhatian nabi terhadap kebersihan dan kerapian. Sudah seyogyanya sebagai umatnya memperhatikan kebersihan lingkungan, kebersihan jasmani dan rohani, dan kerapihan dalam berpenampilan.
Kisah di atas saya ceritakan kepada anak anak pagi tadi di kelas 7 sebelum membahas materi Thaharah. Menyadarkan dan memahamkan mereka tentang urgensi mempelajari Thaharah dalam kehidupan sehari-hari. Anak anak antusias belajar. Beberapa mengajukan pertanyaan pertanyaan.
Cerita di atas saya kutip dari Buku Berjudul "Sejarah Otentik Nabi Muhammad SAW, Penulis: Prof. Husein Mu'nits".
Demikianlah perhatian nabi terhadap kebersihan dan kerapian. Sudah seyogyanya sebagai umatnya memperhatikan kebersihan lingkungan, kebersihan jasmani dan rohani, dan kerapihan dalam berpenampilan.
Kisah di atas saya ceritakan kepada anak anak pagi tadi di kelas 7 sebelum membahas materi Thaharah. Menyadarkan dan memahamkan mereka tentang urgensi mempelajari Thaharah dalam kehidupan sehari-hari. Anak anak antusias belajar. Beberapa mengajukan pertanyaan pertanyaan.
Cerita di atas saya kutip dari Buku Berjudul "Sejarah Otentik Nabi Muhammad SAW, Penulis: Prof. Husein Mu'nits".
Komentar